Retret Bela Negara PWI-Kemhan, Perkuat Insan Pers Jaga Ketahanan informasi Demokrasi dan Keamanan Nasional

Nasional27 Dilihat

Merah Putih today – Sebanyak 160 hingga 200 wartawan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Retret Bela Negara di Pusat Pendidikan Kompetensi Bela Negara, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 29 Januari hingga 1 Februari 2026.

Kegiatan Retret hasil kerjasama PWI dan Kementrian Pertahanan (Kemhan) ini menjadi upaya strategis untuk memperkuat insan pers dalam menjaga ketahanan informasi, demokrasi dan keamanan nasional serta memperkuat wawasan kebangsaan, disiplin, dan profesionalisme pers dalam menghadapi tantangan disinformasi.

Upacara pembukaan digelar pada Kamis siang di aula Bela Negara. Mayor Jenderal TNI Ketut Gede Wetan Pastia, S.E., M.H.I., Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kabadiklat) Kementerian Pertahanan RI, yang juga dalam kegiatan pengembangan SDM pertahanan, workshop, dan rapat tata kelola pertahanan, bertindak sebagai Inspektur upacara.

Usai pembukaan dilakukan penyematan tanda peserta kepada perwakilan Retret PWI 2026. Peserta kemudian mengikuti Sesi Building Learning Commitment (BLC) atau sesi komitmen dan pengantar nilai dasar Bela Negara.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir turut mendampingi prosesi pembukaan Retret Bela Negara di Pusat Pendidikan Kompetensi Bela Negara, dalam kesempatan tersebut Cak Munir mengingatkan kembali peran Wartawan sebagai guru masyarakat melalui karya Junalismenya.

Cak Munir dalam wawancara eksklusifnya di pusat Kopetensi Bela Negara Kementrian Pertahanan RI mengungkapkan, “Wartawan memiliki tanggung jawab sebagai guru masyarakat dan melalui karya-karya jurnalismenya yang menjunjung tinggi kaidah jurnalisme.

Poin-poin penting dari kegiatan Retret hasil kerjasama PWI dan Kementrian Pertahanan (Kemhan) ini, antara lain materi dan pelatihan, “Peserta mendapatkan pembinaan fisik, mental, dan materi nilai dasar bela negara dari pelatih militer senior serta pejabat lintas kementerian, termasuk Wakil Menteri Kominfo dan Digital Nezar Patria serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman.

Tujuan strategis, “Retret bertujuan membentuk insan pers yang berintegritas dan tangguh dalam menjaga ketahanan informasi nasional serta menangkal hoaks.
Penghargaan: Peserta dijadwalkan menerima sertifikat dan pin sebagai kader Bela Negara, dengan rencana penutupan di Markas Komando Kopassus, Serang, Banten.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas wartawan di tengah dinamika kerja jurnalistik dan tantangan kebangsaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *