Merah Putih today – Kecintaan minum kopi terungkap dengan menjamurnya kedai kopi di wilayah Lamongan. Wepepe salah satu kedai kopi yang satu-satunya beda, terletak di Jalan Raya Pule, Tikung, Lamongan, Jawa Timur, kini hadir, dengan Kopi Legen sebagai menu khasnya.
Grand Opening yang di helat pada Jum’at malam, 6 Februari 2026, menghadirkan konsep unik “Ngopi & Party” Syariah. Menawarkan pengalaman nongkrong santai, live music, karaoke, dan coffee rave (DJ set) tanpa alkohol dan narkoba (no alcohol & drug) dalam suasana asri dan Instagramable.
Beberapa fasilitas yang tersedia di Kedai Kopi Wepepe. Ruang Utama, dengan dinding yang dihiasi tokoh-tokoh musik dan suasana taman yang asri. Panggung Musik, untuk live music. Ruang VIP, full AC, cocok untuk meeting, komunitas, atau keluarga
“Menu Khas, menawarkan pilihan menu spesial kekinian yang diolah oleh cheif didatangkan secara khusus. Seperti Kopi Legen, mie laksa, dan menu lainnya dengan harga standar pada umumnya.
Bersama hiburan, menampilkan live music (Yes Band) dan DJ set (coffee rave) dan acara musik skala besar. Dengan suasana, dirancang dengan konsep alami, nyaman, dan Instagramable.
Lokasi berjarak sekitar 3 hingga 4 Km arah selatan jantung kota Lamongan cukup ditempuh beberapa menit ini jauh dari pemukiman padat penduduk. Menjadikan tempat ekspresi bermusik yang nyaman tanpa mengganggu warga.
Founder Kedai Kopi Wepepe, Didik Yulianto, pada event grand openning menyampaikan bahwa Kedai Kopi Wepepe ini kita buat dengan konsep “Ngopi & Party” Syariah, bertujuan menjadikan wahana tongkrongan baru bagi pecinta kopi dan musik yang menginginkan suasana pesta namun tetap religius dan halal.
Poin-poin penting pada grand opening ini dengan konsep syariah, kata Didik, menggabungkan suasana pesta atau hiburan yang ceria namun tetap berpegang pada prinsip syariah (tanpa alkohol, tanpa narkoba), seperti halnya di Yogyakarta, dan Jakarta, misalnya.
Para pengunjung akan bisa menikmati sensasi Kopi Legen khas Kedai Wepepe yang hanya ada satu-satunya di Lamongan. “Dicoba dan ajak teman-temannya, kalau kurang nyaman sebagai kritik akan kita evaluasi,” tutur Didik, didampingi Eny Windhi, pengusaha developer perumahan Pondok Pesona Alam (PPA) ini.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, yang hadir menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan aparat keamanan. Menurutnya, sektor UMKM, termasuk kedai kopi, memiliki peran strategis dalam pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemerintah daerah mendorong UMKM tumbuh sehat, taat aturan, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar,” pintanya.
Kehadiran aparat keamanan merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat. “Kami memastikan kegiatan masyarakat berlangsung aman dan kondusif, sekaligus memberi rasa nyaman bagi pengunjung dan pelaku usaha.
“Pengelola usaha untuk tetap mematuhi perizinan, menjaga ketertiban lingkungan, serta berkoordinasi dengan aparat jika menggelar kegiatan yang berpotensi menarik massa. “Sinergi ini penting agar iklim usaha tumbuh tanpa mengganggu kamtibmas,” tutur Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo.
Rangkaian grand opening diawali dengan pengguntingan pita, pembukaan, sambutan-sambutan, pembacaan doa hingga ramah tamah dan hiburan.






