Penataan Landscape Kawasan Gajah Mada DPKP Lamongan Gandeng Rekanan Ahli Pertamanan

Pemerintahan14 Dilihat

Merah Putih today – Dalam merevitalisasi pembangunan kawasan lapangan Gajah Mada. Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus menunjukkan komitmennya.

Dilakukan pekerjaan penataan landscape ini sebagai “episentrum” fasilitas publik dan ruang terbuka hijau serta menjadikan icon di kawasan lapangan Gajah Mada, yang berada di jalan Sumargo, kelurahan Sidoharjo, Lamongan ini.

Kegiatan pekerjaan ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan menggandeng perusahaan rekanan ahli di bidang pertamanan yang dipercaya mengeksekusi pekerjaan, CV. Alvira Cipta Lestari, berdasarkan SPK Nomor 600.1.15.2/23.SP.PPK.VII/413.105/2025.

Pekerjaan penataan landscape ini menyerap anggaran sebesar Rp924.164.100 dari APBD Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2025, proyek tersebut direncanakan rampung dalam 129 hari kerja.

Peran Dinas PKP prioritaskan kwalitas, transparansi, dan juga keselamatan kerja. Pihaknya memastikan bahwa setiap kegiatan pembangunan tidak hanya fokus pada hasil fisik, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan kerja dan kebermanfaatan jangka panjang bagi warga masyarakat.

Pengawasan lapangan dilakukan intensif oleh Agus Pindo Basuki, yang menegaskan bahwa proyek ini tidak boleh keluar dari standar teknis yang telah ditetapkan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Lamongan M. Fahrudin Ali Fikri, melalui Kabid Perumahan dan Permukiman, Agus Pindo Basuki menyampaikan, “Kami terus memantau langsung proses pekerjaan di lapangan. Setiap tahapan harus akurat, tepat waktu, dan sesuai dengan spesifikasi teknis agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Tak hanya itu, Dinas PKP juga memastikan bahwa capaian proses pembangunan saat ini disebut sudah sesuai dengan target. “Hal ini bertujuan untuk melengkapi fasilitas publik dan ruang terbuka hijau serta menjadikan kawasan lapangan Gajah Mada sebagai episentrum, kendati demikian, kegiatan proyek penataan landscape ini dilaksanakan,” pungkasnya.

Kinerja CV Alvira Cipta Lestari, jadi animo positif. Sebagai pelaksana kegiatan, CV Alvira Cipta Lestari menunjukkan kesiapan penuh dalam menjalankan proyek secara profesional. Perusahaan ini menjadi salah satu rekanan yang dipercaya Dinas PKP karena rekam jejaknya yang dinilai mampu memberikan hasil berkualitas.

“Bahwa CV Alvira Cipta Lestari terus berkoordinasi dengan pihak dinas untuk memastikan tidak ada kendala teknis di lapangan. “Kami berusaha menjaga ritme kerja agar tetap sesuai jadwal. Kualitas pengerjaan dan transparansi adalah prinsip kami bersama CV Alvira Cipta Lestari.

Pihaknya juga terus mematuhi setiap instruksi pengawas lapangan, mulai dari pemilihan material, metode pelaksanaan, hingga penerapan standar K3 selama proyek berlangsung,” kata Roimatus Sholihah, Direktur CV Alvira Cipta Lestari melalui Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

Ditambahkan, untuk penanaman pohon ini bukan pohon palm namun pohon lontar 14 batang pohon, namun kita menanam 17 batang pohon dan ada yang mati dan akan kita ganti yang baru kini pohonnya masih di karangtina untuk adaptasi agar pohon penggantinya tidak stres dan lagi pula nanti ada tahap perawatan.

Menurut dia dijelaskan, menanam pohon lontair atau pohon siwalan (Borassus flabellifer) itu tidak mudah seperti menanam pohon lainnya, karena tingkat resiko matinya tinggi, oleh karena itu penanaman perlu kehati hatian dan kita menggunakan tenaga ahli di bidang penanaman pohon lontar tersebut.

Selain penanaman pohon lontar, unit-unit kegiatan pekerjaan dalam penataan landscape, beber dia, antara lain ada kolam, air mancur pernak pernik lampu air mancur, penanaman pernak pernik bunga serta pemasangan batu alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *