Diusia Muda Putri Terbaik Asal Lamongan Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Unair Surabaya

Pendidikan16 Dilihat

Merah Putih today – Dalam upacara pengukuhan yang di helat di Aula Garuda Mukti, Kampus C Unair, Surabaya. Prestasi membanggakan kembali diukir Prof. Dr. Dessy Harisanty, S.Sos., M.A., berhasil meraih gelar profesor dan resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, ia salah satu dosen berusia muda, mendapat gelar tersebut di bidang Vokasional.

Pencapaian ini menjadikannya salah satu profesor muda alumni SMA Negeri 2 Lamongan, salah satu putri terbaik asal Lamongan yang berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional.

Prof. Dr. Dessy Harisanty, S.Sos., M.A., perjalanan karier pada dunia akademik terbilang inspiratif. Lahir dan besar di Lamongan, ia dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan berkomitmen pada pengembangan pendidikan berbasis riset serta pemberdayaan masyarakat.

” Sebelum dikukuhkan sebagai guru besar, ia aktif meneliti isu-isu seputar komunikasi publik, literasi digital, dan inovasi pembelajaran vokasi.

Prof. Dessy menyampaikan orasi ilmiah bertemakan “Transformasi Literasi Digital dalam Membangun Generasi Vokasi yang Adaptif di Era Disrupsi Teknologi.” Ia menekankan pentingnya pendidikan vokasi yang berorientasi pada penguasaan teknologi, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan karakter mahasiswa agar siap menghadapi tantangan zaman.

“Mahasiswa vokasi tidak hanya harus bisa bekerja, tetapi juga harus mampu menciptakan peluang kerja. Dunia digital membuka ruang tanpa batas, dan di situlah generasi muda harus mengambil peran,” ucap Prof. Dessy, disambut tepuk tangan riuh para akademisi serta tamu undangan.

Dekan Fakultas Vokasi Unair, dalam sambutannya, menyebut bahwa pengukuhan Prof. Dessy merupakan kebanggaan sekaligus motivasi bagi sivitas akademika. “Beliau contoh nyata dosen muda yang konsisten berkontribusi, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan pengabdian masyarakat,” tegasnya.

Terpisah, pengukuhan ini juga mendapat sambutan syukur Alhamdulillah dari keluarga di Lamongan. Ayahanda Prof. Dessy, dengan suara penuh haru, mengatakan bahwa keberhasilan anaknya adalah buah dari kerja keras dan doa panjang keluarga.

Lanjutnya, dari kecil, ulas dia, Dessy itu suka belajar dan tidak pernah menyerah. Kami hanya bisa bersyukur dan berdoa semoga ilmunya bermanfaat untuk banyak orang,” ucap sang ayah saat dihubungi sejumlah awak media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *