Merah Putih today – Mareta, Pesilat Putri Sasana Jati Emas (SJE) Komisariat Padepokan PSHT Cabang Nganjuk pusat Madiun kembali mengukir prestasi sebagai pesilat terbaik pada ajang kompetisi SMASA CUP 2026, yang digelar di Kabupaten Nganjuk, pada 14-16 Januari 2026, lusa kemarin.
Dalam kejuaraan ini, pesilat putri terbaik lahir bernama Mareta dari SMPN 2 Tanjunganom berhasil menyabet pesilat terbaik mengantarkan kontingen SMPN 2 Tanjunganom Nganjuk dinobatkan sebagai kontingen terbaik sekaligus Juara Umum SMASA Cup 2026.
Pelatih team Sasana Jati Emas Komisariat Padepokan PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun, Eko Nurcahyo, mengungkapkan puji syukur Alhamdulillah sebagai rasa syukurnya atas capaian ini.
“Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras para pesilat dan dukungan penuh dari semua pihak. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pencak silat di Nganjuk,” ujar mas Eko sapaannya kepada sejumlah awak media.
Ajang SMASA Cup 2026 memiliki tujuan utama sebagai wadah pembinaan prestasi bagi pesilat muda di Kabupaten Nganjuk. Dengan tema pembinaan prestasi sejak dini, kompetisi ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang dapat bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Kejuaraan ini, imbuh dia, mencerminkan antusiasme tinggi terhadap olahraga tradisional pencak silat di kalangan pelajar. Dengan semangat kompetitif dan sportifitas yang terjaga, SMASA Cup 2026 sukses mencetak sejarah baru bagi dunia pencak silat di Kabupaten Nganjuk.
“Ini langkah awal yang baik bagi pembinaan pesilat remaja. Harapannya, pencak silat di Kabupaten Nganjuk semakin berkembang dan mampu melahirkan lebih banyak pesilat berprestasi.




