Merah Putih today – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan sarana prasarana, yakni ruang kelas baru (RKB), ruang makan, dan asrama SM
AN Taruna Madani. Sekaligus merehabilitasi dan revitalisasi SMA, SMK Negeri swasta se wilayah Pasuruan dan Probolinggo.
” Pada tahun ini, Gubernur meminta ada laboratorium untuk SMA Negeri Taruna Madani. Bahkan, apabila pendapatan daerah Provinsi Jawa Timur semakin meningkat di tahun ini, rencananya akan ada penambahan ruang kelas baru plus pembangunan masjid di dalam SMA Taruna Madani.
“Alhamdulillah, walaupun efisiensi, tapi Ibu Gubernur meminta tahun ini, kita mendapatkan satu laboratorium untuk SMA Negeri Taruna Madani. Mudah-mudahan di PAK nanti – kalau naik, Ibu Gubernur akan menambahkan lagi ruang kelas baru. Bahkan in sya Allah kita bangun masjid di tempat ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Aries Agung Paewai.
Perihal rehab dan revitalisasi, Aris menambahkan untuk wilayah Pasuruan, kegiatan dilaksanakan pada 15 satuan pendidikan yang terdiri dari 6 SMA, 6 SMK, 3 SLB. Anggarannya mencapai Rp 16,32 miliar. Sedangkan untuk di wilayah Probolinggo dilaksanakan pada 6 satuan pendidikan. Rinciannya 5 SMA dan 1 SLB dengan total anggaran mencapai Rp 7,38 miliar.
“Seluruh kegiatan tersebut, beber dia, dilaksanakan secara serentak dan akuntabel. Berorientasi pada peningkatan keselamatan, kenyamanan, dan mutu pelayanan pendidikan bagi peserta didik dan juga gurunya,” bebernya.
Sementara itu, Gubernur Khofifah menambahkan rehabilitasi dan revitalisasi ini menjadi bagian kebutuhan pendidikan untuk menguatkan ekosistem pembelajaran di masing-masing unit.
Kalau ekosistem pendidikan semua tersupport, dengan harapan suasana belajar mengajar menjadi makin convenient (cocok atau praktis). Dan prestasinya juga akan makin meningkat. Apa yang kita lakukan ini tentu menjadi bagian dari program besar peningkatan kualitas SDM di Jawa Timur,” tandasnya.
Khofifah juga berharap jumlah sekolah unggulan berbasis asrama akan semakin merata di seluruh wilayah Jawa Timur. Saat ini, sudah ada 5 SMAN Taruna di Jawa Timur. Mulai SMAN Taruna Angkasa Madiun, SMAN Taruna Brawijaya Kediri, SMAN Taruna Bhayangkara Banyuwangi, Taruna Nala Malang, dan SMAN Taruna Madani di Bangil Pasuruan. Bahkan, yang akan datang provinsi Jawa Timur akan membangun SMAN Taruna ke-6 di Bojonegoro.
Sejak berdiri pada 2022, SMAN 1 Taruna Madani Jawa Timur di Bangil Pasuruan, yang dibawah asuhan TNI AL dan Ponpes di Pasuruan menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat. SMAN ini menggabungkan kurikulum nasional dengan disiplin ilmu umum-agama, kemaritiman dan berbasis pada moral sesuai yang diajarkan di pondok pesantren.
“Memang ini kita siapkan untuk mendidik, membina, menggembleng anak-anak Jawa Timur terlahir sebagai generasi yang memiliki kualitas SDM yang andal,” pintanya.
Usai meresmikan, Khofifah langsung meninjau RKB, ruang makan dan asrama SMAN Taruna Madani Jawa Timur serta menyerahkan santunan dan bantuan sosial kepada puluhan abang becak di wilayah Bangil dan sekitarnya.
Kedatangan Gubernur Khofifah disambut ratusan anak-anak SMAN 1 Bangil dan juga SMAN 1 Taruna Madani Jawa Timur. Kedua SMAN ini bertetangga, meski memiliki rumah tangga tersendiri dengan kepala sekolah masing-masing.
Acara grand opening ini digelar di halaman SMANTAR – sebutan SMAN Taruna Madani pada Kamis 15 Januari 2026. Acara ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Aries Agung Paewai, Wabup Pasuruan Shobih Asrori, Walikota Adi Wibowo dan beberapa pejabat lainnya.






