Kejadian Peti Kemas Berjatuhan ke Laut dan Satu Orang TKBM Dilaporkan Hilang

Berita32 Dilihat

Merah Putih today – Kapal Pacific 88 bermuatan peti kemas di Jamrud Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, saat miring peti kemas berjatuhan ke Laut dan satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang.

Kejadian nahas itu terjadi pada Senin (2/2) dini hari, sekitar pukul 04.00 WIB. Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat aktivitas bongkar muat sedang berlangsung. “Tiba-tiba, kapal mengalami kemiringan ke arah darat. Kondisi kapal yang tidak seimbang membuat beberapa peti kemas terlepas dan jatuh ke sisi laut dekat dermaga.

Hal tersebut dibenarkan oleh, Karlinda Sari, selaku Dept Head Hukum dan Humas PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3, “Benar insiden tersebut. “Berdasarkan laporan awal, ada satu TKBM yang belum ditemukan. Saat ini fokus utama kami adalah pencarian dan evakuasi,” ucap dia.

Respon cepat, tim gabungan yang terdiri atas Pelindo, Basarnas, Polairud, serta instansi terkait lainnya langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran. “Pelindo juga bergerak cepat mengamankan area dan menghentikan sementara seluruh aktivitas di lokasi terdampak guna melancarkan proses evakuasi.

Untuk penyebab pasti kemiringan kapal, Karlinda menyebut pihaknya masih menunggu hasil investigasi. ”Penyebabnya masih diinvestigasi oleh pihak terkait. Kami berkoordinasi intensif dengan KSOP dan unsur lainnya untuk memastikan penanganan berjalan optimal,” ujarnya.

”Pelindo berkomitmen mengedepankan aspek keselamatan. Kami akan transparan menyampaikan perkembangan lebih lanjut sesuai hasil penanganan di lapangan.

Dengan demikian, hingga berita ini ditayangkan proses evakuasi peti kemas yang tercebur ke laut masih terus dilakukan. Karlinda menegaskan, operasional di Dermaga Jamrud Selatan akan kembali dibuka secara bertahap apabila situasi telah dinyatakan aman sepenuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *