Angin Puting Beliung Terjang Desa Sukolilo Lamongan

Berita37 Dilihat

Merah Putih today – Angin puting beliung menerjang wilayah Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, pada Selasa, (20/01) sekitar pukul 14.30 WIB, yang mengakibatkan sejumlah rumah warga dan tempat usaha mengalami kerusakan.

Petugas piket Polsek Sukodadi menerima informasi melalui sambungan telepon dari masyarakat terkait kejadian angin puting beliung yang melanda wilayah tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Sukodadi Iptu M. Sokep, bersama personel langsung turun ke lokasi kejadian (TKP) untuk melakukan pengecekan, pendataan, serta membantu warga terdampak.

Di lokasi, petugas bersama masyarakat bergotong royong membantu membersihkan puing-puing bangunan dan melakukan langkah-langkah penanganan awal terhadap rumah serta tempat usaha yang rusak akibat terpaan angin kencang.

Adapun dampak kerusakan yang tercatat antara lain Warung dan tempat tinggal mengalami kerusakan sekitar 70% dengan tafsiran kerugian kurang lebih Rp100 juta.

Warung kopi angkringan mengalami kerusakan sekitar 90% dengan tafsiran kerugian Rp30 juta. Kandang ayam mengalami kerusakan sekitar 20% dengan tafsiran kerugian Rp5 juta. Atap rumah warga mengalami kerusakan sekitar 50% dengan tafsiran kerugian Rp10 juta.

Kepala Desa Sukolilo, Lasmiran mengungkapkan bahwa angin puting beliung tersebut datang secara tiba-tiba dan mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah serta tempat usaha milik warga di wilayah Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.

Kapolsek Sukodadi Iptu M. Sokep, mengatakan bagi warga agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau pemerintah desa apabila terjadi kejadian serupa, serta memastikan keamanan bangunan dan lingkungan sekitar guna menghindari risiko yang lebih besar.

Polsek Sukodadi akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan kondisi kamtibmas tetap aman dan kondusif pascakejadian.

Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang dan hujan deras.

Hasil pengecekan di TKP menunjukkan kondisi beberapa rumah dan tempat usaha mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian atap dan dinding bangunan. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *