Danton Cilik Sekolah Rakyat Pasuruan Kota Mengukir Sejarah Dikancah Nasional

Berita36 Dilihat
Merah Putih today – Polisi Cilik (Pocil) Sekolah Rakyat (SR) binaan Polres Pasuruan Kota mengukir sejarah manis di kancah nasional. Kelompok siswa pilihan ini sukses menunjukkan performa baris-berbaris yang memukau dihadapan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subiatutu

Hal itu tercermin dalam acara peresmian Sekolah Rakyat di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, awal tahun 2026 ini.

Penampilan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan, tetapi juga bukti nyata bahwa pembinaan karakter disiplin dan semangat kebangsaan dapat tumbuh subur dari keberagaman latar belakang pendidikan.

Tim Pocil Sekolah Rakyat merupakan kolaborasi unik yang melibatkan siswa-siswi dari berbagai instansi pendidikan. Mulai dari SMP 28 Pasuruan, SD Unggulan Nahdlatul Ulama, SD Al Kautsar, SD Tri Bahasa, hingga SMP Bahtera.

Keberagaman latar belakang sekolah maupun agama para personelnya mencerminkan semangat persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Program ini berawal dari inisiatif Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara, yang menyusun Buku Pedoman Polisi Cilik.

Langkah ini terinspirasi dari pembinaan rutin Satlantas Polres Pasuruan Kota yang secara konsisten mengirimkan delegasi ke berbagai ajang lomba di tingkat Polda Jawa Timur. Meski hanya memiliki waktu persiapan sekitar tiga pekan, dedikasi para siswa tidak luntur.

Mereka berlatih intensif setiap hari untuk menyempurnakan variasi Peraturan Baris Berbaris (PBB), kerja keras tersebut terbayar lunas saat tampil di Banjarbaru. Momen paling mengharukan terjadi saat Komandan Peleton (Danton) Pocil mendapat kesempatan langsung menghadap Presiden Prabowo Subianto.

Terkesan dengan kedisiplinan dan performa sang Danton, Presiden memberikan beasiswa pendidikan serta dukungan penuh bagi sang siswa untuk meraih cita-cita menjadi anggota Polri di masa depan.

Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota, AKP Amrullah Setiawan, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian ini. Menurutnya, Pocil bukan sekadar tentang baris-berbaris.

“Kami bangga karena anak-anak dari berbagai latar belakang mampu menunjukkan bahwa dengan kebersamaan, Sekolah Rakyat bisa berprestasi. Ini adalah penanaman nilai disiplin dan cinta tanah air sejak dini,” ungkap Amrullah.

Hal senada juga disampaikan, AKBP Davis Busin Siswara menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kolaborasi berkelanjutan. Bagi Davis, prestasi ini menjadi kado perpisahan yang istimewa sebelum beliau mengemban amanah baru sebagai Wakapolres Metro Bekasi Kota.

“Kami berharap program ini terus dikembangkan sebagai bagian dari pembentukan generasi yang berkarakter dan berjiwa kebangsaan,” tutup Davis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *