Longsor Sarangan, Disbudpar Magetan Ajak Wisatawan Waspada

Berita30 Dilihat

Merah Putih today – Area wisata Telaga Sarangan Kecamatan Plaosan waspada bencana alam tanah longsor. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kabupaten Magetan ajak wisatawan maupun penjaja makanan waspada.

Kejadian dua kali tanah longsor yang terjadi sepekan terakhir ini, dapat menjadi sinyal penting semua pihak ketika berada di area Telaga Sarangan.

Dipastikan pihaknya telaga telah melakukan mitigasi bencana serupa serta penempatan papan informasi untuk masyarakat.

“Disana kita beri rambu-rambu penunjuk waspada area rawan longsor kepada para wisatawan dan warga sekitar, “ ucap Kepala Disbudpar Kabupaten Magetan Joko Trihono melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pariwisata, Eka Raditya.

Dijelaskan Eka Raditya, lokasi wisata lereng Lawu tetap dibuka untuk wisatawan dengan himbauan tetap hati-hati dan waspada, khususnya titik rawan bencana yakni sisi barat dan selatan yang telah dilakukan penutupan jalur untuk penanganan lebih lanjut.

Pun, Eka Raditya meminta peran semua pihak untuk cawe-cawe mulai pelaku jasa usaha pariwisata, warga, BPBD, Kepolisian, termasuk Perhutani dengan telah dilayangkan surat permohonan untuk mitigasi dan evaluasi terhadap potensi tanah longsor sisi barat sebagai pihak berwenang pemilik aset.

“Langkah terakhir yang pernah kami lakukan menyurati Perhutani untuk bagaimana antisipasi dan mitigasi selaku pemilik aset, “ imbuhnya.

Salah seorang pemilik warung di kawasan wisata telaga Sarangan, Saikem, mengaku terjadi dua kali longsor hingga merusak bangunan warungnya. “Pernah kejadian longsor waktu subuh lalu yang sampai mengenai bangunan warung saya, “ beber Saikem.

Namun Saikem mengaku masih betah berjualan di lokasi itu karena satu – satunya mata pencahariannya.“ Jalan ini ramai dilalui motor dan wisatawan, semoga ada pencegahan longsor ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *