Ratusan Sekolah di Jatim Jadi Motor Ketahanan Pangan

Pemerintahan11 Dilihat

Merah Putih today – Ratusan sekolah di Jawa Timur resmi jadi motor ketahanan pangan. Hal ini usai Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) di SMKN 1 Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Peluncuran SIKAP oleh Gubernur Jatim tersebut diikuti secara serentak oleh seluruh sekolah tingkat SMA di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur, baik secara luring maupun daring.

Menurut Khofifah, “Sesungguhnya ketahanan pangan, apalagi ketahanan pangan berkelanjutan, bisa diinisiasi oleh SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta. Mereka dipandu oleh guru-guru yang luar biasa,” ujar Khofifah.

Pihaknya juga mengapresiasi atas inisiatif Dinas Pendidikan Jawa Timur yang dinilai mampu merancang konsep pembelajaran berbasis praktik. “SIKAP ini bukan hanya sekadar slogan. Kita tidak hanya teriak, tapi bekerja. Sekolah-sekolah sudah bergerak, melakukan inovasi dan menyiapkan format-format ketahanan pangan.

Program SIKAP ini, menurutnya melibatkan sebanyak 110.481 guru, siswa, dan anggota pramuka dari 754 sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta. Khofifah mengapresiasi peran aktif para guru dan siswa yang dinilai mampu menjadi penggerak ketahanan pangan dari lingkungan sekolah,” tutur orang nomor satu di Jawa Timur ini.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa program SIKAP merupakan bentuk pendidikan yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan masa depan.

Disampaikan, Pemprov Jatim juga mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Pelopor dan Pelaksana Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan terbanyak pada Satuan Pendidikan (754 Sekolah, SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta).

“Inisiatif ini menjadi wujud nyata pendidikan yang hidup, yang mengajarkan kemandirian pangan berkelanjutan, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat gotong royong sejak bangku sekolah,” pungkas Aries.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *