Somasi PT BIP Agar Kosongkan Rumah, Warga Melirang Bungah Menunggu Bantuan DPRD Gresik

Berita17 Dilihat

Merah Putih today – Somasi surat peringatan (SP) terakhir dikirim perusahaan PT BIP agar warga mengosongkan rumah. Hal ini dialami oleh keluarga Pak Suwarno dan keponakannya, Ibu Riyatin, warga Dusun Pereng Wetan, Desa Melirang, Kecamatan Bungah.

Di saat mereka sedang menunggu bantuan dari DPRD Gresik, mereka justru terus ditekan agar segera pindah dari rumahnya, bukannya diajak bicara baik-baik, Pak Suwarno justru dipanggil ke Polres Gresik di hari yang sama.

​”Hari ini Jum’at (23/01/2026) paman saya, Pak Suwarno, dapat panggilan dari Polres Gresik soal urusan tanah ini. Padahal hari ini juga batas waktu terakhir kami disuruh pindah,” kata Ibu Riyatin kepada awak media.

​Riyatin merasa bingung karena saat mengadu ke kantor DPRD Gresik tanggal 20 Januari 2026 kemarin, pihak dewan sudah berpesan agar tidak ada kegiatan apa pun di lahan tersebut sampai ada pertemuan lagi.

​”Kami pegang omongan dari DPRD kemarin, katanya tidak boleh ada aktivitas dulu sampai ada pertemuan lagi. Tapi kok surat pindah tetap jalan, dan sekarang paman saya malah dipanggil polisi,” keluhnya dengan perasaan kepanikan.

Riyatin menegaskan kalau tanah itu adalah hak keluarganya. Warga mengaku tidak bermaksud menghalangi pembangunan, mereka hanya ingin tanahnya dibayar dengan harga yang pantas atau sesuai harga pasar, bukan cuma diberi uang sekadarnya,” keluh Riyatin, sembari menunjukkan surat Petok D asli dan bukti bayar pajak tanah.

​Dengan demikian, warga Melirang hanya bisa berharap agar Bapak-Bapak di DPRD dan Pemerintah Gresik benar-benar menolong rakyat kecil. Mereka ingin masalah ini selesai lewat musyawarah, apalagi mereka punya surat-surat tanah yang asli dan sah.

​Dalam persoalan ini, hingga berita ini ditayangkan Kepala Desa Melirang belum memberikan keterangan atas persoalan nasib warganya yang sekarang harus berurusan dengan polisi dan ancaman pengusiran dari rumahnya tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *