Harlah PKDI Gresik, Wagub Jatim: Sukseskan Program Nasional dalam Keterbatasan Fiskal Desa

Pemerintahan18 Dilihat

Merah Putih today – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak mengajak kepada para Kepala Desa untuk mandiri di tengah keterbatasan fiskal. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Harlah ke-2 Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) di Desa Kebonagung, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

Di tengah keterbatasan fiskal saat ini, Emil menilai pembangunan tetap dapat berjalan maksimal dengan sinergi seluruh unsur di desa. Dirinya mendorong kepala desa untuk mengelola potensi desa agar dapat mandiri di tengah tantangan ekonomi yang terjadi.

Dalam kegiatan bertema Sukseskan Program Nasional dalam Keterbatasan Fiskal Desa itu, Emil menyebut kepala desa merupakan nahkoda pembangunan desa. “Kepala desa harus menjadi motor penggerak pembangunan yang tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah pusat/daerah. Tetapi juga mampu mengelola potensi lokal secara mandiri,” ujar Emil.

Pihaknya mengapresiasi peran PKDI dalam mendukung pembangunan nasional dari desa. Termasuk dalam membantu menyukseskan program-program nasional yang ada di desa, seperti koperasi desa merah putih (KDMP).

“Organisasi PKDI adalah Mitra strategis untuk membangun Indonesia dari desa. Untuk itu keberadaan BUMDes dan KDKMP harus saling mendukung menjadi mesin garda penggerak ekonomi kerakyatan di desa,” tuturnya.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif turut memberi jawaban terkait anggaran desa yang belakangan menjadi kekhawatiran para kepala desa. Pihaknya memastikan, bahwa tidak terjadi pengurangan alokasi dana desa (ADD) di Gresik. “Saya pastikan bahwa Alokasi Dana Desa (ADD) tidak ada pengurangan,” tandas Alif.

Sementara itu, Ketua DPD PKDI Jatim, Syaifullah Mahdi, menyampaikan bahwa di usia dua tahun, pihaknya berkomitmen terus hadir membantu mewujudkan visi dan misi pemerintah. Baik dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota.

“Kami akan membahas problem-problem yang ada di desa. PKDI hadir untuk memberikan manfaat bagi kepala desa dan masyarakat. Kami juga ingin membangun kemandirian meski saat ini dalam kondisi keprihatinan terkait keterbatasan fiskal desa.

Kepala Desa Pangkahwetan itu juga menegaskan, bahwa PKDI akan terus mendorong para kepala desa untuk mengutamakan kesejahteraan masyarakat.  “Karena kami yakin pemerintah juga tetap memprioritaskan kesejahteraan masyarakat desa meski kondisi keuangan sedang menantang,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *